23.

1282 Kata

  Langit malam terlihat berwarna kemerahan, menandakan hujan akan turun mengguyur bumi. Angin kencang seakan mewarnai saat-saat hujan hendak turun.    Masih tetap pada posisinya, Rogan duduk santai di kursi panjang yang terbentang di tengah-tengah taman dekat rumah bibi Kirel, tempat Rogan dan Kirel janjian. Rencananya, sore ini mereka memiliki agenda untuk nonton. Namun, sesuai dengan kesepakatan mereka, Rogan tidak akan menjemput Kirel di rumah bibinya. Sehingga cowok itu lebih sering menunggu Kirel di tamah ini.    Tak henti-hentinya Rogan melirik alroji yang terpajang di tangannya. Kurang lebih, sudah satu jam Rogan menunggu Kirel. Namun Kirel tak kunjung datang. Tanpa bergerak sedikitpun, Rogan masih setia menunggu Kirel pada posisinya. Tangannya meremas ponsel yang ada di tanganny

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN