Namun, saat cewek itu nyaris terlelap, tiba tiba ponselnya bergetar panjang menandakan ada pesan masuk. Benar, bergetar panjang, sebab pesan masuk tersebut seperti beruntun dan memaksa untuk di buka malam ini juga tanpa bisa ditunggu besok pagi. Asya tidak tahu makhluk b******k mana yang menelponnya di jam segini yang mana Asya sudah ingin beristirahat, tapi masih aja ada yang ganggu. Tapi saat membaca isi pesan yang masuk dari Kirel, dengan runtutan pesan pesan yang cukup panjang dan sarat akan permohonan penting, membuat mata Asya melebar dan tubuhnya kembali menegak. Asya menekuri huruf demi huruf yang terpajang di ponselnya, untuk membaca pesan masuk dari Kirel yang seperti sangat gawat darurat. Secara pelahan Asya membacanya, mencoba mengerti isi dari pesan Kirel. Hingga akhirnya Asya

