Beberapa hari kemudian… “Aletha, buruan sini. Kita udah mau berangkat.” Aletha yang akhirnya sampai juga di sekolah langsung diteriaki Anna dari depan bus. Gadis itu sudah terlambat beberapa menit dan kalau masih belum datang maka dia akan ditinggalkan. “Ahh, akhirnya gue keburu juga.” Aletha yang sudah berada di dalam bus pun membuang nafasnya lega. Dia benar-benar takut ditinggalkan karena tiba-tiba Edgar ada masalah dengan perutnya jadi dia tidak bisa segera mengantar Aletha ke sekolah. Kalau bukan karena kesalahannya sendiri yang memberikan s**u krim pada Edgar, maka pria itu tidak akan sakit perut. “Dari mana aja, sih? Untung gak ditinggalin juga.” Sekarang Anna malah marah-marah pada gadis itu. Aletha yang masih ngos-ngosan tak menghiraukannya dan hanya mengatur nafasnya agar

