“Ehh, Anna. Mau bawa gue kemana?” Anna yang tadi bilang akan membawa Aletha ke kelas sekarang malah membawa Aletha ke tempat yang sepi. Anna membawa Aletha ke ujung koridor yang sekarang sudah tidak ada siapa-siapa. Dia juga sedari tadi celingak-celinguk untuk memastikan jika di sana hanya ada mereka berdua. “Sutt! Jangan berisik!” ucap Anna menutup mulut Aletha dengan tangannya. “Ish. Ada apa, sih?” Aletha yang kesal dengan sikap tak jelas Anna pun langsung menghempaskan tangan gadis di depannya itu. Bukannya membawa ke kelas untuk memulai pelajaran, dirinya malah dibawa ke sana entah untuk apa. “Aletha, jawab pertanyaanku dengan jujur. Kamu udah nikah dengan Tuan Edgar?” Anna yang benar-benar sudah memastikan keadaan langsung bertanya perihal pernikahan temannya itu. Aletha yan

