Aletha kini mulai memasak. Dia membuat beberapa hidangan untuk makan malamnya. Edgar yang sudah selesai mandi pun langsung keluar dari kamarnya, dan dia berjalan kearah meja makan bersiap untuk menyantap makanan yang sudah Aletha masak. "Lumayan. Mulai besok sarapan kamu yang tanggung jawab." "Apa?" "Kamu tidak mungkin menumpang begitu saja, kan? Hanya memasak dan membersihkan apartemen ini apa itu sulit?" Edgar mengatakan kata-kata itu seolah-olah Aletha yang memohon untuk tinggal di apartemennya. Padahal kan dia sendiri yang minta agar Aletha menikah dengannya. "Cih. Iya iya, soal masak dan membersihkan ruangan aku yang tanggung jawab. Puas?" "Bagus." "Jadi istri memang harus berguna." "Hey!" "Jangan membentak pada suami! Makan makananmu!" Alethareta yang mulai marah kini mala

