habis pulang sekolah Arsa langsung mengajak Maira untuk jalan ke taman. Kali ini mereka akan menghabiskan waktu untuk jalan berdua. Tidak terasa dia dan Maira sudah pacaran hampir dua bulan. Sampai saat ini Arsa masih belum percaya, penantiannya selama bertahun-tahun akhirnya membuahkan hasil.aira mau membalas cintanya. "Kamu kenapa diam?" "Enggak, aku cuma lagi mikir aja. Aku ngerasa aku beruntung banget bisa dapatin cinta kamu." "Kamu sebahagia itu?" "Kenapa enggak? Aku udah berjuang buat dapatin cinta kamu, dan sekarang aku bisa dapatinnya. Jadi aku nggak mungkin sia-siain perjuangan aku dan aku pasti bahagia bisa mencintai dan dicinta kamu. Aku ngerasa hidup aku lebih sempurna." Maira tersenyum penuh arti. tidak menyangka kalau Arsa bisa memperlakukannya seistimewa itu. Berbeda

