sekarang Sita sudah berada di rumah sakit dia sudah bertemu dengan Naura dan dia benar-benar bersyukur ternyata kondisi Naura baik-baik saja. Tapi dia juga sedih karena kondisi Maira sekarang tidak cukup baik. "Nek, aku khawatir sama kondisi Maira." "Nenek tau kamu sedang mencemaskan dia. Kita serahi semua sama Allah ya." "Aku sedih, Nek. aku baru ketemu lagi sa dia, dan aku benar-benar nggak mau terjadi hal buruk sama dia. aku takut kalau seandainya aku nggak bisa ketemu lagi sama dia." "Jangan bicara begitu. Nenek tau kecemasan kamu, tapi jangan sampai kecemasan kamu itu bikin kamu jatuh sakit. Ingat kamu nggak boleh banyak pikiran." Naura hanya diam. Dia tidak bisa berhenti memikirkan Maira. "Bunda kamu mana?" "Bunda masih di ruangan ICU sama yang lain juga. Mereka gantian buat n

