Mawar menyentuh kaca inkubator sang anak. dia begitu menggemaskan sekali. sungguh Mawar rasanya tidak sabar lagi menggendong Binar. Mawar duduk di atas kursi Roda sementara Andra berada di belakangnya. "Andra, aku pengen banget gendong Binar." "Sabar ya, sebentar lagi kita pasti bisa gendong Binar." dokter mengatakan untuk beberapa bulan ke depan Binar masih harus dirawat. meskipun nanti mawar sudah pulang ke rumah Binar harus tetap tinggal di rumah sakit. Mawar hanya bisa tersenyum tipis saat melihat bayinya bergerak di dalam kaca inkubator. "Dulu, Mentari juga selucu ini." "Kamu benar sayang. Anak-anak kita memang begitu lucu sekali." "Kapan Kita bisa bawa Binar?" "Nanti kalau Binar sudah kuat, beratnya sudah normal dan semua organnya baik baru kita boleh bawa dia pulang." Seben

