6 Bulan KEMUDIAN.. . "Mau pakai baju yang mana Sayang? aku sudah membuat janji temu dengan dokter Amel," tanya Ken, tangannya sibuk memilah dress dalam gantungan lemari milik istrinya. Via termenung di depan jendela kamar, sehelai handuk melingkar di atas kepalanya. Ken mendekat, dress warna navy berada di satu tangan. Menempelkan pada tubuh istrinya, perut Via semakin buncit di usia kandungan yang ke enam bulan. "Cantik sekali," puji Ken sembari mengecup keningnya lembut. Beralih pada posisi jongkok kemudian mencium calon baby yang masih terbungkus nyaman di dalam perut Via. "Cepatlah tumbuh Nak! Papa nggak sabar ingin berjumpa denganmu," jemari besar itu mengusap perlahan penuh kasih sayang. "Bisakah kamu berhenti berpura-pura?" cibir Via sinis. Sebagai pasangan menikah, me

