Nesrin Habibah Said

1121 Kata

Said yang mengusap-usap kepala Ayu tidak henti-hentinya berdzikir kepada Yang Maha Kuasa, memohon agar proses kelahiran putrinya berjalan lancar. Dia juga tidak lelah memberi kata-kata semangat untuk istri tercinta. Sebenarnya dia merasakan kekhawatiran yang teramat sangat saat Ayu mengatakan bahwa tubuhnya merasakan sakit luar biasa. "Sakit, Bang," lirih Ayu tertahan. Dia merasa tidak memiliki kekuatan lagi untuk mendorong. Berkali-kali dia coba, tapi tetap tidak mampu melakukannya. Ayu hampir saja menyerah. "Ayu pasti bisa. Relaks, Sayang.” Said kecup dahi Ayu yang penuh keringat. Sebenarnya Said menginginkan Ayu menjalankan operasi saja. Karena tidak tega melihat begitu lama Ayu menahan sakit. Tapi Ayu malah bersikeras dan merasa yakin bisa melahirkan secara normal. Said akhirnya men

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN