Ujian Icha

1093 Kata

“Nanti kalo ada apa-apa, Vanya hubungi Pak Ruli. Yang tadi antar minuman.” “Iya, Pa.” “Nanti malam baru kita jalan-jalan.” “Ok.” “Nggak naik motor, kita naik taksi aja.” Vanya menghentikan minumannya. “Naik motor juga nggak apa-apa, Pa.” “Nggaklah. Nanti kamu masuk angin.” Vanya lagi-lagi menurut dengan mengatakan ‘iya, Pa’. Dia pernah jalan-jalan bersama papanya di malam hari dengan mengendarai motor. Ketika pulang ke apartemen, Vanya mengeluh pusing dan mual. Ternyata dia masuk angin, untungnya tidak parah, sehingga Andra masih bisa mengatasinya. *** Icha berdandan lebih rapi dan cantik hari ini. Dia sudah siap menghadapi ujian proposalnya. Buku-buku yang menunjang isi proposal sudah lengkap, berbagai jurnal dan artikel sudah dia simpan di file di laptopnya. Setelah memastikan s

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN