"Tarra..., untuk apa?" "Lu nggak perlu tau. Ini demi Gerrie." "Lu berani? Lu kan tau bokapnya dia gimana." "Iya, gue tau." "Ok, Tarra. Gue juga barusan dihubungi Utsman. Katanya polisi menghentikan pemeriksaan Gerrie untuk sementara waktu. Nggak tau juga kenapa ... gue pikir, biarin ajalah. Pusing berurusan sama polisi. Yang penting gimana caranya Gerrie bisa secepatnya sadar." Tarra terdiam mendengar ucapan Alex barusan. Gideon main api rupanya, begitu pikirnya. "Ok, Lex. Doain gue berhasil ... semoga ada titik terang." "Pasti, Tarra. God Bless you ... Jangan lupa lu terus keep in touch ke gue." *** Sepanjang perjalanan menuju Surabaya, Tarra mengamati sebuah buku yang dia ambil dari lemari pakaian Gerrie semalam. Dia tersenyum sendiri saat Alex bercerita bahwa Gerrie memiliki san

