"Kenapa nggak gue aja yang lu bunuh?! Bunuh gue! Bunuh!!" teriak Tarra sambil menyodorkan pistolnya ke arah Gideon. Gideon memandang Tarra tanpa ekspresi. "Apa maksudmu?" "Lu bangs*t, Set*n! And*ng lu! Gue nyesel ketemu sama lu, Set*n!" "Ayo! Tembak aku! Jangan tunda! Tunggu apa lagi!" tantang Gideon dengan sikap santainya. Tidak terlihat ekspresi yang berarti dari wajahnya. "Aku memang nggak tau apa-apa tentang apa yang terjadi sama Gerrie!" kilahnya santai. "Bohong! Gue tau pasti lu terlibat!! Lu kejaaam!!" pekik Tarra sekencang-kencangnya. Terbayang di benaknya lebih dari tujuh orang menindas dan menindih Gerrie, kekasihnya. "Tembak kalo kamu punya nyali! Aku nggak takut!" "Lu Bangs*t! Lu emang nggak punya hati! Pantas hidup lu kacau! Gue kejer lu! Bangs*t! Gue kejer lu!" "Buktik

