Help, Fahri!

1023 Kata

Gerrie berteriak sekencang mungkin. Namun apa daya, van berlari cukup kencang dan orang-orang yang di dalam van cukup ramai. Tentu saja teriakannya sia-sia belaka. Gerrie ketakutan melihat kilat mata-mata mereka yang memandang tubuhnya yang telanjang, seakan siap menikmatinya beramai-ramai berebutan mahkotanya. Akhirnya Gerrie menyerah. Karena tenaganya sudah tidak kuat. Ada empat tangan yang menahannya agar tidak bergerak. Mereka membiarkan yang lain menindih tubuh Gerrie dengan leluasa. Secara bergantian. Gerrie terus berusaha berteriak, akan tetapi teriakan Gerrie semakin lama semakin parau. Pandangan matanya pun semakin lama semakin muram. Tiba-tiba ada tangan halus menariknya. Ada sosok Fahri dilihatnya. Begitu jelas. "Fahri ... Fahri," teriak Gerrie dengan suara sangat parau. Ger

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN