13. Rooftop Story

1376 Kata

“Lo sukses memonopoli perasaan gue! Lo terus mendapat kesempatan. Sementara, gue terus di penjara.” ---- “Bella, lo gak kenapa-napa kan?” tanya Gita khawatir saat melihat wajah sahabatnya memerah dan berkeringat tak wajar. “Gue? Kenapa? Nggak!” jawab Bella cepat. Ia sendiri tak menyadari apa yang terjadi. Ia sibuk mengatur detak jantungnya yang menggila karena ulah si anak nakal Devon. “Tapi muka lo merah gitu, Bel.” “Gue butuh tenang aja kayaknya. Gue ke rooftop dulu ya. Kalo ada apa-apa, panggil aja.” Bella menaruh peralatan mengajarnya dan beranjak menunju rooftop. Bella menghirup udara dan mengisi rongga dadanya penuh. Sejak tadi, dadanya serasa ditekan dan kurang asupan oksigen. Ia juga memejamkan matanya menikmati terpaan angin yang mengenai wajahnya. Rooftop merupakan tempat

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN