“Jangan ngasih pilihan kalo kenyataannya lo gak mau dipilih.” ---- Bella tidak mengajar selama dua hari. Sebenarnya, hari ini pun giginya masih berdenyut. Namun, tidak baik juga sedang magang libur terlalu lama, itu akan berpengaruh juga pada nilainya. Bella sudah menyiapkan materi mengajarnya. Beruntung, ia mengajar di kelas dengan anak-anak yang gampang diatur dan tidak berisik seperti kelas Devon. Gadis itu menyandarkan punggungnya pada sandaran bangku yang berbentuk bantalan. Pandangannya menyisir seisi kelas memperhatikan murid-muridnya yang tengah fokus mengerjakan tugas yang ia berikan. Pikirannya menerawang kembali pada beberapa kejadian yang dialaminya akhir-akhir ini. Tentang pengakuan Alan yang sebenarnya dan semua perlakuan manis Devon padanya. Sejujurnya, ia masih menyayan

