PRANGGG... Sebuah bunyi pecahan kaca membuat perhatian semua orang teralihkan. Mereka menatap ke arah Ralin yang mematung berdiri, dengan tatapan menatap pecahan kaca yang tepat di depan kaki nya. "Ralin! Lo kenapa?" Tanya Tata. Ralin diam, entah kenapa piring itu tadi jatuh begitu saja dari tangan nya. Mata nya semakin berkabut karna air mata, jantung nya berdetak tak karuan, nafas nya mulai terengah. "Lin!" "Ruby!" Gumaman Ralin mebuat semua orang terdiam. Apa Ralin merasakan firasat buruk tentang Ruby? "Ruby baik-baik aja Lin!" Nichol memegang pundak Ralin. Ralin menggeleng lemah, perasaan nya justru mengatakan sebalik nya, bahwa Ruby tidak dalam kondisi bakk-baik saja. Sementara suasana di SMA Saga tengah di rundung kebingungan. Suasana di rumah sakit justru semakin di lingkupi

