Roni Kritis

1485 Kata

Mawar kemudian mulai membersihkan sisa pecahan cangkir itu. Dibantu oleh Bi Imah juga. Andre hanya menghela nafas panjang. Ia tidak mau langsung menegur Mosa saat itu juga karena sama saja dengan mempermalukan Mosa di hadapan orang banyak. "Mosa, ikut aku ke kamar, yuk!" ajak Andre. Mosa kemudian hanya menurut saat Andre menggandeng tangannya menuju ke kamar. Saat di kamar, Andre membimbing Mosa untuk duduk menatap wajahnya. "Mosa, coba lihat aku!" titah Andre. Mosa kemudian menatap wajah suaminya. "Kenapa?" "Mosa. Kamu tidak kasihan sama Mawar? Dia sudah berusaha untuk melayani kami dengan baik sebagai pembantu. Coba kamu lebih berempati kepadanya! Perbuatan yang kamu lakukan tadi itu tidak baik. Kamu tahu itu, kan?" tanya Andre. "Aku sudah katakan kalau aku tidak suka sama Mawar,

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN