"Lo takut? Jangan sekali-kali lo berani nyentuh gue" gue tersenyum miris dan memandangi sikap Kikan sekarang, apa gadis zaman sekarang memang sudah lancang seperti ini atau hanya kamu saja Kikan? "Nay, Nayya di dalem?" Kak Affif yang udah ada didepan kayanya juga gak bisa masuk karena pintu yang dikunci Kikan tadi, duh bener-bener kelakuan Kikan. "Buka dan jangan kasih tahu kalau gue disini, cari cara apapun untuk gue bisa keluar tanpa Mas Affif tahu" Kikan ngelempar kuncinya dan berdiri tepat dibelakang pintu, gue yang mengerti maksud Kikan cuma narik napas lelah dan beranjak untuk ngebuka pintunya, makin gue pikirin makin menjadi kelakuannya Pintu gue buka yang di hadiahi satu pelukan tetiba dari Kak Affif, ini Kak Affif kenapa lagi? Gue yang kaget hanya mematung sembari memperhatikan

