Jane masuk dengan wajah ceria ke dapur karena baru saja bercanda bersama anak-anak yaitu, Jasmine dan Panji dan juga ibu Satya. Tapi senyumnya mendadak luntur ketika dirinya berpapasan dengan Satya yang baru saja mengambil air minum dingin dari kulkas. Jane meremas sendok yang dibawanya tadi dari halaman belakang untuk melampiaskan perasaan canggung diantara dirinya dan Satya. Dan baru bisa bernafas lega ketika pria itu berlalu melewatinya, dirinya mendengar Satya menutup pintu kamar. Jane menoleh ke belakang, melihat pada jejak Satya yang tak terlihat setelah melewatinya. Tapi perasaan dingin itu masih terasa di sekitarnya. Satya, pria itu menjadi sangat tak tersentuh akhir-akhir ini dan mendiamkannya. Dia sudah tahu alasan apa yang melatar belakangi sikap Satya padanya ini. Dirinya men

