Jane menggigit bibirnya untuk meredam suaranya yang mungkin bisa didengar oleh orang lain di luar bilik pemandian air panas ini. Perlakuan Satya di dadanya sejak tadi tak kunjung selesai. Dia dibuat kewalahan dan hanya bisa pasrah sambil berpegangan erat di pundak Satya untuk melampiaskan apa yang dia rasakan. Satya melepaskan d**a Jane dan menjauhkan wajahnya dari sana. Dia menatap wajah Jane. Dia melepaskan bibir Jane yang sedang digigit wanita itu. Lalu mengecupnya dalam-dalam. Tidak hanya mengecup, pada akhirnya itu berlanjut pada ciuman panas yang menyulut gairah mereka lagi. Satya menekan tubuh Jane hingga mereka tak berjarak. Mungkin sudah 10 menit mereka berada diposisi ini. "Satya.." Suara Jane terdengar memohon ketika Satya kembali beralih ke dadanya. Jane menyerah. Tubuhnya ti

