thirty one

2702 Kata

i********:: @gorjesso Satya mendekat ke arah Jane dan membetulkan simpul dari syal yang digunakan oleh Jane. Sementara Jane hanya bisa terdiam karena ulah Satya ini, dia bahkan sedang menahan nafas sekarang. "Ayo berangkat!" Ajak Satya. Selama diperjalanan, Jane terus melihat keluar karena pemandangan malam di Jepang yang membuatnya penasaran. Seperti Jakarta, Tokyo juga tidak punya jam tidur. Lampu-lampu terlihat menyinari sudut-sudut gelap karena malam. "Ada beberapa restoran sushi dengan bintang 3 Michelin di Tokyo, tapi harus melakukan reservasi jauh-jauh hari karena biasanya restoran itu hanya punya paling banyak 7 bangku untuk pengunjungnya." Ujar Satya, mengisi kekosongan di dalam mobil. Jane menoleh pada Satya dan terperangah dengan apa yang Satya ucapkan. "Hanya 7 bangku?" "

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN