Love the live you life. Live the life you love. -Bob Marley Hari sudah beranjak malam saat aku sampai di rumah. Lampu taman sudah dinyalakan memperlihatkan tatanan tanaman yang dirawat langsung oleh Jane meski masih ada asisten rumah tangga kami yang juga membantu merawatnya juga. Aku mengenyit heran ketika mendekati pintu rumah lewat garasi, namun tidak ada suara ramai seperti biasanya ketika aku pulang ke rumah, padahal ini masih jam 7 malam. Aku melangkah dengan gontai karena lelah dan lapar, sengaja melewatkan makan malam karena ingin makan di rumah. Tangan kananku membawa tas kerja, sedangkan tangan kiriku membawa tempat makan yang memang sudah menjadi kebiasaan untuk aku tenteng kembali ke rumah. Kebiasaan untuk makan siang di kantor dengan bekal yang sudah disiapkan oleh Jane

