Seline memejamkan mata, tidak didengarkan suara dosen yang sedang berbicara. Dia tidak melihat Arya bekerja karena dia masih tidur. Pikiran yang berkecamuk membuat Seline baru tertidur saat sudah begitu larut, membuatnya kesiangan. Parahnya Arya tidak membangunkan dia. Hanya pesan singkat, Aku duluan ya. Memang Arya mengetahui kalau hari ini jadwal kuliah pertama Seline jam sepuluh. Hanya saja tidak seharusnya Arya membiarkannya dia tetap tertidur. Seline memikirkan lagi apa yang dia temukan tadi malam. Walaupun Seline ingin percaya tidak ada apa-apa, hatinya tetap sakit. Kecurigaannya semakin kuat padahal sudah terus dia tahan. "Sweety." Panggilan berbisik. Seline membuka mata. "Ada apa Justin?" Dia bertanya dengan nada malas. "Kamu semakin cantik kalau tidur," rayu Justin. "Aku

