"Ummm… mereka belum sempat menggeledah dan menyentuhku. Mereka baru menyembunyikan aku dalam bagasi," sahut Jason kembali menambahkan kebohongannya. "Simpanlah, Nak. Gunakan uang itu untuk keperluanmu," pinta Nenek Nanny. "Wah, bagaimana jika aku yang ambil uang ini, lumayan bisa membeli kebutuhan hotel," ucap Lindsay yang langsung meraih kantong uang milik Jason. "Lindsay, jaga sikapmu!" "Di dunia ini tak ada yang gratis, Nek. Ayo ikut dan perbaiki keran airku!" ajak Lindsay. "Maafkan dia, ya?" "Iya, Nek. Tak apa-apa." Jason melangkahkan kakinya mengikuti Lindsay menuju lantai dua. "Di sini ada dua puluh kamar, di lantai satu ada kamar Nenek, dapur, dan ruang pekerja dan lounge untuk para tamu bersantai. Di lantai dua ada kamarku dan ini kamarmu. Dua kamar itu untuk para tamu. Rua

