“Astaga, Jason! Kamu mau jenguk orang sakit, apa mau kemping. Ini … banyak amat makanan yang dibawa. Astagaaa!!” Laras geleng-geleng kepala saat Jason tiba di apartemen dengan membawa berbagai macam makanan kesukaan Kayla semua. “Kayla sakit apa, Tante? Udah dibawa ke rumah sakit? Periksa aja, gimana?” tanyanya dengan wajah khawatir. Laras menghela napas kasar. “Sakit batin. Kayla, kalau pikirannya lagi semrawut, asam lambungnya naik. Mual, muntah, sakit kepala, sakit perut, selalu Kayla alami.” Laras menjelaskan. “Batin? Kenapa lagi?” Laras mengambil bubur ayam yang masih digenggam oleh pria itu. Kemudian membukanya, lalu menatap Jason dengan lekat. “Baru mau satu bulan kenal dengan anak saya, sudah tahu semua kesukaan dia. Bahkan permen bubble aja kamu tahu. Permen lollipop rasa st

