Darel membawa Aziel ke dalam gendongannya. Ia tersenyum melihat wajah putranya yang juga sedang tersenyum kepada dirinya. Darel merasa sangat bahagia ketika mendapatkan dukungan dari Aziel. Jika ia sudah mendapatkan dukungan seperti ini, tentu saja ia tidak akan menyerah. "Tuh dengerin. Anak lo aja dukung lo buat perjuangin Freya. Sekarang lebih baik lo mikirin gimana cara agar Freya kembali sama lo. Bukannya malah galau-galau gak jelas." Ucap Aldo sambil menepuk pundak Darel. "Papa jangan pulang dulu ya.. Papa di sini aja temanin Aziel." Tutur Aziel. Darel langsung menganggukkan kepalanya. "Iya sayang. Papa enggak akan pulang dulu. Papa akan nemani Aziel di sini." Balas Darel. Darel menatap ketiga sahabatnya itu bergantian. "Kalian kalau mau pulang duluan gak masalah. Gue masih ma

