Bab 15. Dosen killer Itu Cinta Lamaku ***** Wanita itu kaget. Mungkin dia tak menduga aku berani memerintahnya. “Saya masih bicara dengan Atasan saya, Bu,” ucapnya balik menyergah. Berani dia melawan perintahku. Oh, iya, saat ini aku memang bukan siapa-siapanya. Aku hanya istri dari laki-laki selingkuhannya. Bagaimana mungkin dia mau menuruti perintahku. Kurasakan ada nada menantang dari ucapannya. Oh, dia memang benar-benar sudah menganggap aku adalah seorang musuh. “Sudah … sudah, kamu kembali sana! Laksanakan permintaanku tadi, ya!” kata Papa menengahi. “Baik, Pak, permisi!” Sandra melenggang pergi. “Sebentar!” ucapku menghentikan langkahnya. Gadis itu berbalik, menatapku tidak senang. “Tidak jadi!” ucapku mengurungkan niat. Kemarahan ini harus kutahan. Saatnya belum tepat un

