Bab 80. Ancaman Tante Rena POV Darry “Mama bentak Diva? Mama juga enggak sayang lagi sama Diva, huhuuuuu ….” lirih gadis itu menangis lagi. “Ya, kamu sudah bikin malu Mama! Di mana harga dirimu sebagai seorang perempuan, ha! Ngemis-ngemis pada lelaki! Kau itu perempuan terhormat! Dari keluarga terpandang! Papamu orang hebat! Jangan kau rendahkan harga dirimu hanya demi seorang laki-laki yang tak bisa menghargaimu demi mengejar seorang janda! Demi perempuan murahan itu, dia rela mencampakkan berlian seperti dirimu! Untuk apa kau bertahan! Sadar, Diva!” Aku tercekat. Kalimat yang keluar dari mulutnya teramat merendahkan aku, juga Embun. Embun memang seorang janda, tapi Embunku bukan perempuan murahan. Dan satu lagi, anggapannya bahwa anak gadisnya adalah berlian, itu salah besar. Berl

