Hilang

1477 Kata

Baik Dilan maupun Andrea sama-sama tidak tahu darimana asal dua anak kecil yang tengah meringkuk ketakutan itu. Seolah muncul begitu saja, bagaimana mungkin dua anak kecil bisa sampai di hutan yang jauh dari jalanan besar di malam pekat seperti ini. Sebisa mungkin Dilan dan Andrea tidak melakukan tindakan yang menimbulkan ketakutan kepada anak itu. Suasana malam benar-benar sepi, padahal ada banyak tenda-tenda yang didirikan untuk kegiatan. Bahkan tenda kakak-kakak kelas juga tampak sepi. Semua orang jelas sudah tertidur. Dilan berusaha pelan-pelan menenangkan kedua bocah itu, membujuk untuk keluar dari semak-semak. Tapi, keduanya masih tampak takut dan tidak mau menurut. Salah satu dari anak itu memeluk yang lainnya. “Bagaimana?” tanya Andrea. Dilan menggeleng. “Mereka tidak mau keluar

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN