Halusinasi? Ilusi?

1314 Kata

Andrea dan Dilan menumpukan kedua tangannya pada lutut. Detak jantung menggila, keringat menetes-netes, dan mereka nyaris merasakan bahwa kaki mereka bergetar dan mati rasa karena berlari gila-gilaan. Andrea mengusap wajah berpeluhnya. “Bagus. Sekarang kita nggak tau udah lewat mana aja.” “Maafin aku, hhhhh… hhhhh… aku benar-benar panik dengan pikiranku sendiri dan suara semak-semak di dekat pohon yang tadi. Aku khawatir kalau ada kelompok lain yang udah ngeliat kita ngambil bendera dan jaga-jaga mau ngerebut.” Andrea menghela napas. “Lan, yang lain belum tentu mikir kayak kita. Yang lain belum tentu punya ide untuk ngerebut bendera kelompok lain. Yang barusan ‘kan cuma hasil asumsi kita aja. Gue pikir mereka nggak akan ngerebut bendera kita….” Andrea melirik Dilan. “…. Itu sih kalau me

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN