“Darimana kau tahu aku sedang membutuhkan informasi ini?” tanya Gerald pada Adara sesaat setelah membaca dokumen yang dibawa sang adik. “Algio. Siapa lagi?” “Lalu darimana kau mendapatkan informasi selengkap ini?” tanya Gerald lagi seraya mengacungkan dokumen di tangannya. Adara mendesis. “Mudah saja, dia salah satu temanku di universitas. Aku bahkan bisa memanggilnya sekarang jika kau ingin.” Gerald termenung, menatap Adara yang duduk di depannya dengan tatapan curiga. Adara tak pernah sesemangat ini untuk membantunya. Tapi sekarang ... dia bahkan membantunya tanpa ia minta. “Apa yang kau rencanakan?” “Apa maksudmu?” tanya Adara, menatapnya dengan tatapan tajam. “Kau meuduhku berbohong?” “Aku tidak mengatakan kau berbohong, aku hanya bertanya apa rencanamu? Apakah

