“Ini desain terbaik dari perusahaan kami, jika pihak Golden menginginkan desain eksklusif akan saya bicarakan dengan desainer terbaik kami.” Ujar Gerald seraya memberikan sebuah dokumen yang di ulurkan Algio padanya. Perempuan itu menyunggingkan senyumannya. “Tak perlu terburu-buru Gerald. Jangan sekaku itu juga. Lagipula aku bukan klien sepenting itu. Aku berniat menemuimu secara langsung karena kita kawan lama. bukan begitu Algio?” Algio yang berdiri di samping Gerald terkekeh kecil menanggapi ucapan perempuan itu. “Awalnya aku hampir marah saat tahu pihak Golden tak ingin pertemuan itu diwakili sementara kau sedang di Maldives, tapi ternyata yang meminta bertemu langsung perempuan menyebalkan ini.” Perempuan bernama Kaia itu terkekeh kecil. “Aku tak menduga perusahaanmu seke

