Satu minggu berlalu kegundahan semakin menyelimuti hati Kyra. Ingin sekali rasanya ia pergi, ingin segera pulang untuk bertemu dengan Gerald, tapi pekerjaan menahannya. Liam mengatakan ia harus berada sampai setidaknya pembukan pameran, karena saat pembukaan akan banyak sekali orang-orang penting yang akan memberi keuntungan pada Kyra. Kyra pun tak bisa menolak hal itu, sebab ini tujuannya, ini yang ia butuhkan setelah terjun di dunia ini. tentu saja ia tak akan pernah menyia-nyiakan kesempatan itu bukan? Namun tetap saja hatinya gundah, ia tak merasa tenang sekalipun ia merasa menapaki jalan yang sudah benar. Ingin sekali ia bertanya pada Gerald mengenai suara-suara perempuan yang selalu mengintrupsi panggilan mereka sebab tak hanya sekali, tapi setiap kali ada kesempatan sela

