Gerald menatap lukisan penuh warna dihadapannya itu. Lukisan yang menjadi incaran orang-orang termasuk kolega bisnisnya. Lukisan yang memiliki arti penting dalam kehidupannya dan Kyra, lukisan yang menjadi saksi bisu bagaimana kerasnya perjuangan cinta mereka. Lukisan yang ... “Hei.” Gerald terjengit ketika sepasang tangan tiba-tiba memeluk pinggangnya. Ia kemudian menoleh menatap Kyra yang tengah membenamkan wajah pada punggungnya. Gerald terkekeh kecil kemudian menarik tubuh Kyra, lalu memeluknya dengan sangat erat sesaat sebelum menatap lukisan itu kembali. “Fokus sekali. Kenapa?” Gerald menggelengkan kepala sesaat. “Hanya mengenang ... kau ingat saat pertama kali kita saling mengenal? Jika aku membayangkannya kembali ... rasanya begitu lucu dan kau ... sangat mengge

