Waktu terasa begitu cepat berjalan, hingga enam bulan telah berlalu, semenjak Yuda melamar Nina. Hubungan Nina dan Yuda sudah semakin serius. Mereka mulai sibuk membicarakan persiapan rencana pernikahan mereka. "Semuanya pasti beres kok, Sayang. Kamu jangan banyak pikiran gitu ah. Waktu kita juga masih panjang," ucap Yuda di panggilan videonya. "Iya, Yud. Kamu ngantuk gitu matanya," kata Nina melihat mata Yuda yang tampak sayu. "Sedikit, tapi aku masih semangat video call sama kamu," ucap Yuda sambil membelalakkan kedua matanya lebar. "Kami ih. Sudah gak usah dipaksa. Kamu tidur aja, aku juga mau tidur." Nina tak tega melihat Yuda menahan kantuk. "Ya sudah, Sayang. Aku tidur dulu ya. Kamu juga tidur," kata Yuda memberikan ciuman jarak jauh. Begitu panggilan itu berakhir. Seorang wani

