^^ Enaknya berkumpul bersama orang tua tuh, di saat mereka menceritakan masa mudanya. Suka seru aja gitu. *** "Saya kenal, saya Ashilla," ucap wanita paruh baya yang memakai cadar tersebut. Beliau merupakan Ibu dari Meysa. "Ashilla?" beo Dika mengingat nama tersebut. "Ashilla Fauziyah, seorang wanita yang pernah di janjikan akan di lamar oleh Dika, kan?" Bukan, bukan Dika yang bertanya, tapi seseorang yang berdiri di belakang Dika. "HAH?!!" pekik semua orang yang ada disana kecuali seseorang yang tadi berucap. "Maksud Om Sam?" tanya Meysa. Ya, yang bertanya tadi adalah Samuel. "Oh, Shilla. Iya, aku inget. Kamu Ibu dari Meysa?" tanya Dika. "Iya, Dik," jawab wanita paruh baya tersebut yang di sebut dengan nama 'Shilla'. "Dunia sempit ternyata," celetuk Seyra. Ashilla Fa

