75

1015 Kata

Saat itu Hayato sudah berjalan lebih satu minggu dengan tubuh lusuh dan lemah, ia tak tahu harus pergi kemana. Sang guru telah meninggalkannya, ia pun tak lagi di Yondama. Hayato saat itu menyusuri hutan dengan badan lelah. Perutnya kosong, tubuhnya lelah dan letih, luka akibat pukulan militer kekaisaran masih membekas di wajahnya. Ia rasanya tak kuat lagi. Saat matanya ikut berat untuk membuka, rasanya pedih sekali. Ia tak tidur selama seminggu ini. Lalu ia terpeleset, kemudian terperosok dari atas bukit. Kakinya membentur batang pohon, menimbulkan luka yang cukup sakit, mungkin tulangnya patah. Pandangannya juga semakin berkurang, matanya meredup dan semakin meredup. Lalu ia terasa seperti melihat kunang-kunang terbang mengitari wajahnya. Hayato ingat kunang-kunang itu enam

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN