52

1034 Kata

Tak terasa waktu berjalan begitu cepat. Kini usia pernikahan Hayato dan Mirai sudah memasuki tahun kedua, dan Mirai kini tengah mengandung delapan bulan, tak lama lagi ia akan melahirkan. Mimpi yang selama ini Hayato bayangkan akan menjadi sebuah kenyataan, rasanya tak sabar ia ingin menggendong seorang anak. Hayato berharap anak nanti seorang laki-laki agar meneruskan ia menjadi seorang kesatria, tapi jika perempuan tak apa, karena itu takdir Tuhan. Pagi itu sebelum berangkat bekerja, Hayato dan Mirai duduk di teras rumah Ishuke. Hayato sesekali mengelus perut besar Mirai yang sudah mulai turun kebawah, tinggal menunggu hari saja untuk melahirkan. Raut bahagia terus terpancar dari wajah Hayato, andai orangtua dan Ishiki masih ada, mungkin mereka juga akan merasakan apa yang ia rasakan.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN