BAB 4

546 Kata
LUNA POV Hampir sebulan kami menikah tetapi aku tidak pernah merasakan kebahagiaan bersama Joe. Rasanya aku ingin bercerai dengan Joe tetapi aku teringat dengan kesehatan ayahku. Aku tidak ingin mengecewakan ayahku karena aku tidak ingin membuatnya jatuh sakit karena perbuatanku. " Luna, kamu kenapa melamun? Lagi ada masalah ya?" " Sebenarnya aku pengen bercerai sama suamiku" " Ada masalah apa? Ceritain ke aku" " Aku menikah dengan suamiku karena di jodohkan oleh ayahku. Awalnya aku menolak perjodohan ini tetapi ayah memaksaku sehingga aku tidak punya pilihan untuk menolak" " Kamu yang sabar. Semua masalah pasti ada solusinya." " Pernikahanku tidak seperti orang kebanyakan. Aku merasa tersiksa oleh perlakuan suamiku yang kasar apalagi dia sering pulang larut malam" " Aku sarankan sebaiknya kau bicara baik - baik dengan suamimu. Kau katakan semua keluh kesahmu kepadanya" " Percuma saja, dia tidak pernah mau mendengarkanku" " Kau selesaikan permasalahanmu secara baik - baik terhadap suamimu. Aku yakin dia pasti mau mendengarkanmu" " Terima kasih atas nasehatmu" Anya seorang teman yang sangat baik. Kami sudah lama bersahabat semenjak kuliah hingga kami bekerja di tempat yang sama. Dia yang selalu memberiku semangat agar menjadi wanita yang kuat dan tangguh menghadapi kehidupan. Aku bersyukur memiliki teman sepertinya. *** JOE POV Seharian ini aku menyibukkan diri dengan bekerja karena aku ingin melupakan permasalahanku dengan Luna. Hampir sebulan kami menikah tetapi kami setiap hari selalu bertengkar dan meributkan hal - hal kecil. Rasanya aku ingin segera melihatnya pergi dari kehidupanku. " Joe sayang, akhir - akhir ini aku lihat kau terlalu sibuk bekerja sampai melupakanku" " Sisca, aku disini memang untuk bekerja bukan untuk berselingkuh denganmu!" " Semenjak kau menikah, kau selalu berkata kasar padaku! Aku tidak suka dengan sikapmu yang seperti itu!" " Kalau kau tidak suka, kau bisa angkat kaki dari perusahaanku!" " Baiklah kalau itu maumu! Mulai sekarang aku mengundurkan diri dari perusahaanmu!" Sisca pergi dari ruanganku dan aku sama sekali tidak perduli terhadapnya karena aku tau selama ini dia hanya menginginkan uangku. Aku kembali melanjutkan pekerjaanku yang tertunda sampai larut malam. *** LUNA POV Aku melihat jam sudah menunjukkan pukul 11 malam tetapi Joe belum pulang ke rumah. Tidak beberapa lama aku mendengar suara mobil Joe yang memasuki garasi. Aku langsung membukakan pintu dan Joe terlihat sangat kelelahan dan ia tidak memperdulikanku saat aku berusaha mendekatinya. " Biar aku yang membawa tasmu" " Tidak usah! Aku bisa bawa sendiri!" " Sampai kapan kau bersikap kasar terhadapku?! Aku ini istrimu dan seharusnya kau bisa menghargaiku!" " Sudahlah! Aku tidak mau berdebat denganmu! Aku capek seharian mengurus pekerjaan dan kau mengajakku untuk membahas sesuatu yang tidak penting!" " Aku tau kalau semua yang aku bicarakan tidak ada pentingnya bagimu! Kalau begitu aku akan pergi dari sini!" " Pergi saja kalau itu keinginanmu! Aku tidak melarangmu karena dari awal aku tidak pernah menyukaimu berada di rumahku!" Aku langsung mengemasi semua barang - barangku dan memasukkan ke koper. Rasanya hatiku terluka dengan sikap Joe yang tidak pernah menghormatiku sebagai istrinya. Joe hanya melihatku dan dia tidak menghalangiku untuk pergi dari rumah. " Jangan pernah kembali lagi kesini! Aku tidak sudi melihatmu lagi!" " Kau tenang saja! Aku tidak akan pernah kembali lagi kesini karena aku sangat membencimu!" Aku pergi dari rumah Joe dengan rasa sakit hati yang mendalam karena perbuatannya yang telah menyakiti perasaanku          
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN