29. Nikah

1047 Kata

ESTU POV "Kamu nginep sampai kapan?" Tanyaku, sore ini Ardra menjemputku dari kantor. Ya, pagi tadi juga ia mengantarku bekerja. "Kamu izinin aku di apartment kamu sampai kapan?" Ia balik bertanya. "Selamanya." Ardra tertawa. Ya Tuhan, aku rindu sekali dengan tawa itu. Jujur, aku ingin menghentikan waktu hanya untuk menyimak tawanya sepuas hatiku. Aku selalu tersihir oleh tawanya, suaranya juga terdengar indah. "Ada yang harus aku kerjain, besok pagi aku pulang ke Bogor, ya?" "Gak, aku masih kangen sama kamu." "Nanti weekend aku ke sini lagi? Gimana?" Usulnya. "Janji?" "Iya janji, setiap weekend aku ke Jakarta." "Jangan, gantian, kan aku juga pengin pulang." Kataku. "Aye little N!" Serunya. Aku mengangguk. Jalanan petang ini macet, dan syukurlah aku menghabiskan waktu gak jela

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN