22

1911 Kata

"Lo kenapa dah? Kok kayak yang kagak tenang gitu sih dari tadi tingkahnya?", Tanya putri kepada Raquel yang menggerak-gerakkan kakinya seperti orang yang terlihat gelisah setelah mereka sudah berdiri di pinggir jalan untuk menunggu angkot yang menuju arah rumah putri yang sialnya sampai sekarang belum juga ada satupun yang lewat dan menampakkan diri di hadapan mereka sejak tadi. "Hah? Ngga, gue ngga papa, gue cuman grogi aja karna ini adalah pertama kalinya buat gue naik angkutan umum", jujur Raquel. "Ahh... Gitu, berarti gue beruntung dan harus bersyukur banget dong yah karna gue bisa setiap hari naikin angkot dengan bebas. Karna Lo yang kaya aja selama 18 tahun hidup ngga pernah bisa buat ngerasainnya", sahut putri yang mulai sudah terbiasa dengan otak aneh Raquel itu. Karna bisa-bisa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN