32

1719 Kata

Mereka berdua terdiam seolah-olah punya dunia masing-masing saat ini, dan hal itu berlangsung sampai bel istrahat berbunyi. "Akhirnya gue bisa makan juga", seru putri dengan girang menutup novelnya saat mendengar suara bel tersebut. Leo sudah tidak memperdulikan putri lagi, entah kenapa gadis itu sudah tidak menarik lagi buatnya karna putri selama 2 hari ini sudah tidak pernah lagi dapat menghibur diri nya, dia kira jika putri menjadi babunya dia akan dapat melihat ke konyolan putri. Tapi ternyata dia salah.  Bukan perasaan terhibur yang dia dapatkan melainkan perasaan jengkel dan dongkol kepada gadis itu. Setelah bel berbunyi leo dengan segera pergi dari sana entah kemana, putri yang melihatnya pun merasa tidak perduli karna menu bekalnya hari ini lebih menarik minatnya daripada laki-l

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN