"umm... Ra, kita kan udah kelar makan nih, jadi lo bisa ngga buat jelasin ke gue tentang kejadian tadi pagi?" Tanya Putra setelah mereka selesai makan. "Ra?" Bingung Raquel yang malah jadi salah fokus, karna selama ini belum pernah ada yang memanggilnya dengan sebutan itu. "Iya, Ra. Gue boleh manggil lo itu kan? Jadi gue ngambil 2 huruf awal dari nama lo," terang Putra. "Anjir!!!! Demi apa! Dia kasih nama panggilan yang berbeda buat gue?! Tuhan, tolong gue baper padahal cuman diginiin doang," jerit Raquel dalam hati dengan kata-kata yang dia pelajari dari putri. Raquel berdehem, dia benar-benar merasa kesulitan dalam menyembunyikan perasaannya saat ini, "boleh kok Ra, senyaman nya lo aja manggil gue apa, gue sama sekali ngga ngerasa masalah dan keberatan. Gue tadi cuman bingung aja, ka

