Pening melanda Diraga Andreas saat matanya mulai terbuka. Akhirnya Raga sadar dari mabuk beratnya setelah tidur hampir seharian. Bunyi knop pintu kamar mandi terdengar. Tak lama, seseorang keluar dari sana. "Maura?" Tebak Raga saat penglihatannya belum kembali penuh. "Si Bego akhirnya bangun juga" Christopher akhirnya bisa bernapas lega saat sahabatnya itu bangun dari hangover. "Babaya?! Ngapain lo disini?!" Bentak Raga saat menyadari pemilik suara yang menyapanya--ralat. Lebih tepatnya menghardiknya. "Ngapain gue disini?! Siapa yang mabuk sampe teler, hah?! Nyusahin gue aja tau, nggak?!" Christopher akhirnya tersulut emosi. "Lo sendiri yang bawa gue kesini?!" Ungkap Raga tidak percaya karena tau jika temannya itu banyak mengeluh jika dimintai pertolongan. "Hol

