Rencana Lamaran

1200 Kata

Ini entah sudah ke berapa kalinya mereka ketemuan hanya untuk membicarakan hal yang sebenarnya tidak terlalu penting. Angela yang meminta, karena Gin yang menjanjikan, bahwa sesibuk apa pun dirinya, jika Angela membutuhkannya, ia pasti akan meluangkan waktu. Mengobrol selama dan sebanyak apa pun obrolan dengan Gin tidak akan bisa memuaskan rasa ingin tahu dalam benak Angela, tentang siapa lelaki itu, dari aman asalnya, apa pekerjaannya jika dia tidak lagi menjadi pengawal pribadi di rumahnya, dan lainnya. Namun, ada satu hal yang membuat Angela tak sabar dan ingin mendengar sendiri jawaban dari mulut lelaki itu. Mengenai hubungannya dengan Anita. Apakah benar ia dan Anita begitu dekat? “Non sudah nerima kado dari saya?” tanya Gin saat mereka sudah tiba di halaman rumah keluarga Arbianto

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN