Selesai keluarga A dan B tibalah saatnya keluarga C ini maju tanpa kami meminta, rupanya sedari proses ruqiah tadi beliau sudah merasa gelisah, mual dan pusing. Sebut aja nama nya Kak Ana, sebenarnya ini sudah yang kedua kali dia berobat (ruqiah). Waktu yang pertama, demit yang merasuk di tubuh Kak Ana ini memang agak sulit keluar. Bisa keluar namun ia kembali lagi. Pak Ari : “kenapa kak, masih sakitkah” Kak Ana : “ga tau nih, sepertinya masih ada” Pak Ari : “ambil aqua gelas tuh”, mulailah air minum itu dibacakan saudara saya. Semenit kemudian diberikan ke Kak Ana tadi untuk diminum. Semenit kemudian mulai bereaksi. Mata Kak Ana mulai terpejam, gelisah, didepan beliaupun sudah disiapkan sebuah kresek hitam buat antisipasi jika muntah. Sementara waktu sudah menunjukkan jam 11 ma

