BAB 25

2051 Kata

Musim dingin tiba, salju putih turun ketika mereka tiba di Jeruw Timur. Keenam pemuda itu disambut hangat oleh anak-anak yang bermain di luar rumah dengan bulu domba tebal. Mereka terlihat saling melemparkan bulatan-bulatan salju satu sama lain sambil tertawa-tawa. Luce tersenyum, dia merasakan kehangatan karena pemandangan dihadapannya. Ditambah suasana yang gelap. Dia adalah seorang nyctophile[1]. "Apa kita butuh bermain juga?" tanya Toby kepada semua orang. Pagi ini dia tampak ceria karena kejadian menakjubkan semalam. Meski terasa seperti mimpi saat tidur di siang hari. Dion menggeleng. Diambilnya salju disekitaran lalu dilemparnya ke punggung Toby. Membuat Toby meringis kesakitan sembari memasang wajah masam ketika berbalik. Memang bahwa Dion tidak membulat-bulatkankan salju sepe

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN