Chapter. 30

1034 Kata

"Lepaskan!! Lepaskan aku!!" Putri masih terus berusaha untuk lepas dari cengkraman tangan Mang Asep. Namun, karena kekuatannya tak sebanding dengan kekuatan Mang Asep, akhirnya Ia hanya bisa berteriak. Ternyata teriakan Putri mengusik para lelaki yang ada di ruang tengah. Mereka baru saja selesai berdiskusi dan hendak menemui Danisa dan bayinya. Tapi langkah mereka terhenti setelah mendengar keributan dari arah luar. "Lho..di luar ko ribut-ribut...ngga tau apa kalau Danisa dan bayinya baru aja istirahat!!" Ujar Pak Rustam dan dibenarkan oleh yang lainnya. Karena penasaran, mereka pun melangkahkan kakinya ke arah depan. Suara teriakan seorang wanita semakin terdengar jelas di telinga mereka. Khusus Ares. Pria itu sanagta mengenal suara wanita yang saat ini sedang memberontak ingin dilep

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN