Chapter. 44

1266 Kata

"Huh..!!" Seru Pak Wiriadinata menghempaskan bibit tubuhnya di sofa ruang tamu. Hal itu membuat Bu Maya terlonjak. Sebab, Ia yang baru saja menikmati waktu santainya itu merasa terganggu dengan keberadaan sang suami. "Bapak kenapa sih... datang-datang kok marah...!!" Ketusnya menatap sang suami dengan kesal. Pak Wiriadinata tak menanggapi ucapan sang Istri. Ia benar-benar terlihat sangat kesal hari ini. Pasalnya, dirinya yang selalu gila hormat itu, merasa tak di hargai oleh keluarga Pak Bara. Terkhusus, Istri dan Anak Pak Bara. "Huh...!! bapak lagi kesal Bu.. bisa-bisanya keluarga Pak Bara itu tak menghormati kedatangan Bapak sebagai seorang tamu. Bukannya mempersiapkan masuk, mereka malah sengaja menutup pintu untuk bapak!! Huh...dasar orang-orang tak berguna!" Ucapnya dengan begitu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN